Rapat Terakhir di DPR, Sri Mulyani Masih Diboikot PDIP dan Hanura

Rapat Terakhir di DPR, Sri Mulyani Masih Diboikot PDIP dan Hanura

- detikFinance
Kamis, 20 Mei 2010 11:05 WIB
Jakarta - Rapat terakhir kali Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan dengan DPR kembali diwarnai aksi boikot, namun kali ini jumlahnya cukup besar. Seluruh Anggota dari Fraksi PDIP dan Hanura melakukan boikot.

Dari pantauan detikFinance dalam rapat Paripurna pembahasan kebijakan fiskal 2011, seluruh Anggota Fraksi PDIP tidak menghadiri rapat karena mengikuti keputusannya yang tidak setuju pemerintah diwakili oleh Sri Mulyani dalam rapat dengan DPR.

Sementara anggota Fraksi Hanura akan segera melakukan aksi walkout dalam paripurna yang dilaksanakan hari ini di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Fraksi Hanura Abdilla Fauzi Achmad mengatakan, fraksinya juga tetap memegang prinsip dalam rapat-rapat di DPR sebelumnya, yang tidak menyetujui pemerintah diwakili oleh Sri Mulyani karena tersangkut kasus Bank Century.

"Kita walkout, jadi kita minta kepada pimpinan untuk skorsing, sehingga anggota fraksi bisa tinggalkan dengan tertib. Saya sampaikan salam kami dengan Sri Mulyani," ujar Fauzi dalam rapat tersebut.

Sementara itu Anggota dari Fraksi PPP Ahmad Muqowam juga meminta rapat tersebut ditunda karena tidak quorum dengan aksi walkout yang dilakukan. Selain itu menurut Ahmad, seluruh Anggota Partai Demokrat tak hadir karena sedang ada kongres.

"Soal pokok pembicaraan pendahuluan Kebijakan Fiskal 2011, ada dispute yang tidak sedap dan tidak clear antara komisi-komisi dengan Banggar. Oleh karena itu keterangan ini ditunda untuk paripurna yang akan datang. Saya usulkan pimpinan DPR mengundang rapat dengan komisi-komisi," tutur Ahmad.

"Saya usulkan pimpinan DPR mengundang rapat dengan komisi-komisi. Keterangan pemerintah ini sebaiknya ditunda, karena nantinya akan kita jadikan sebagai koreksi fungsi-fungsi anggaran kita. Lagipula PDIP dan Demokrat tidak ada satupun yang hadir di ruangan ini. Secara formal tidak jalan. Secara psikologis politis tidak bagus, sehingga kita tunda," tambahnya.

Sri Mulyani sudah menghadiri rapat tersebut didampingi dengan Kepala Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu, Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany, Dirjen Anggaran Anny Ratnawati, dan Dirjen Pajak M. Tjiptardjo.

Hingga pukul 11.00WIB, rapat masih dibanjiri oleh interupsi oleh para Anggota DPR. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads