"Newmont maunya tinggi dan itu pasti ada dasar hitungannya. Tapi kami inginnya tidak ada kenaikan yang signifikan dari harga sebelumnya," ujar Gubernur Nusa Tenggara Barat Badrul Munir di sela acara Indonesia Mining Updates 2010 di hotel Ritz Carlton, kawasan SCBD, Jakarta, Senin (25/5/2010).
Badrul menyatakan, dalam proses divestasi kali ini pihaknya akan tetap menggandeng PT Multicapital dalam proses pembelian saham tersebut. "Ibaratnya sudah punya pacar, masa mau cari pacar lain. Jadi kami tetap gandeng mereka," ungkap Badrul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim tersebut terdiri dari Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Tim ini akan melakukan valuasi harga 7 persen saham yang diajukan Newmont sebesar US$ 444 juta," jelasnya.
Dirut PT Newmont Pacific Nusantara (NPN) Martiono Hadiyanto mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu jawaban dari pemerintah atas penawaran yang diajukannya. "Kami masih menunggu. Mudah-mudahan segera keluar," katanya.
(epi/dnl)










































