Pemerintah Saling Lempar Soal Keputusan Gas Donggi-Senoro

Pemerintah Saling Lempar Soal Keputusan Gas Donggi-Senoro

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 25 Mei 2010 17:29 WIB
Jakarta - Pemerintah nampaknya masih bingung untuk memutuskan alokasi gas Donggi-Senoro. Hingga saat ini pihak kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) maupun Kantor Menko Perekonomian dan Istana Wapres belum memberi keputusan, pemerintah masih lempar-lemparan layaknya main ping-pong.

β€œBelum, saya belum dapat informasi lagi. (Keputusan) Itu tergantung pada rapat di tingkat Menko Perekonomian dan Wapres,” kata Menteri ESDM Darwin Saleh di kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (25/5/2010).

Menurut Darwin, pihaknya sudah melaporkan rekomendasi alokasi gas Donggi-Senoro ke Menko Perekonomian dan Wapres. Sayangnya Darwin tidak menjelaskan opsi yang bisa ditawarkan oleh kementerian ESDM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah laporkan kok ke Wapres. Opsi saya kira nantilah. Opsi itu selalu masih kita tinjau. Itu dinamis ya, tapi yang jelas kita ingin sebanyak yang mungkin secara tekno ekonomis dan infrastruktur itu buat domestik,” tuturnya.

Sebelumnya Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan rapat terakhir antara dirinya dengan wakil presiden menghasilkan rekomendasi yang kemudian dilimpahkan ke Kementerian ESDM untuk memutuskannya. Kementerian ESDM diminta untuk membuat keputusan akhir paling lambat pada pekan ini.

"Minggu depan akan kita putuskan, apapun keputusannya, Menteri ESDM harus membuat keputusan (Donggi-Senoro)," kata Hatta pekan lalu.

Dikatakan Hatta opsi alokasi gas yang paling ideal alokasi gas Donggi Senoro adalah 70% untuk ekspor dan sisanya 30% untuk domestik.

(hen/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads