"Saya jualan tadi, saya jual PLTA Urung Muka (Papua) 350 MW, biaya investasi di sana mungkin bisa Rp 5 triliun. Ini kita baru tawarkan," kata Direktur PLN Dahlan Iskan usai menemui delegasi Mendag AS dan Pengusaha-Pengusaha AS di kantor Menko, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (25/5/2010).
Dahlan menjelaskan alasannya menawarkan proyek PLTA Urung Muka kepada investor AS karena nama Papua sudah terkenal di mata orang-orang AS. Selain itu, di Papua juga sudah ada proyek-proyek yang melibatkan investor AS yaitu Freeport, sehingga dianggap investor AS sudah tahu banyak soal Papua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan lokasi rencana proyek PLTA Urung Muka 350 MW berlokasi 120 Km dari Timika Papua. "Saya tidak bisa berkomentar soal respon mereka," tegas Dahlan.
Ia juga mengatakan proyek PLTA Urung Muka merupakan proyek yang benar-benar masih baru dan belum ditawarkan kepada investor lainnya. PLTA ini jika terealisasi akan mampu menyuplai kebutuhan listrik di Papua.
"Saya harus menawarkan yang masih gadis atau yang belum terjamah," katanya berseloroh.
(hen/dnl)











































