"Saya menyayangkan Australia meloloskan ekspor sapi tanpa adanya SPP," kata Suswono di sela-sela acara Agro & Food Expo 2010 di JCC, Jakarta, Kamis (27/5/2010).
Dikatakanya, tindakan ekspor sapi tanpa dilengkapi oleh SPP merupakan bentuk keteledoran. Ia menegaskan akan mengingatkan pihak Australia supaya tidak gegabah untuk mengekspor sapi hidup tanpa dilengkapi surat-surat sepatutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini pihak Kementerian Pertanian melalui Inspektorat Jenderal juga sedang menginvestigasi apakah selama ini sapi impor asal Australia tanpa dilengkapi oleh SPP. Selain itu, jika tidak ada aral melintang hasil investigasi terhadap kasus ini bisa dilaporkan pada pekan ini.
"Mudah-mudahan pekan ini sudah selesai. Apakah nanti dilakukan peringatan keras atau reekspor. Saya tidak tahu persis siapa perusahaannya (pengimpor). Tapi yang jelas tanpa dilengkapi SPP berarti ilegal," katanya.
Bahkan kata Suswono, selain melakukan investigasi terhadap kasus ini, pihaknya juga sedang menginvestigasi terhadap banyak temuan daging sapi beku yang masuk ke pasar-pasar tradisional.
"Apakah ini ilegal kami juga sedang menyelidikinya," jelas Suswono.
(hen/dnl)
