Hal itu disampaikan Senior General Manager Europe & Middle-East Iswandi Said kepada detikfinance dalam bincang-bincang di kantor World Trade Center, Schiphol, Jumat (28/5/2010) waktu setempat.
"Setelah seremoni peluncuran akan digelar pertemuan CEO Garuda dan KLM untuk menjajagi kemungkinan-kemungkinan untuk meningkatkan kerjasama," ujar Iswandi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Garuda bisa meraih pendapatan ekstra dengan melayani berbagai destinasi tersebut, tapi tidak mungkin semua diterbangi sendiri. Cost-nya terlalu tinggi bagi Garuda. Oleh sebab itu dilakukan kerjasama cost-share dengan KLM," terang Iswandi.
Dalam praktiknya nanti, seorang penumpang dari Jakarta untuk destinasi Oslo misalnya, bisa membeli tiket Garuda dengan kenyamanan penerbangan dan hospitality khas Garuda. Sesampai di Schiphol, Amsterdam, penumpang akan dilayani dengan connecting flight KLM ke Oslo.
Pola kerjasama seperti ini sekarang sudah umum dalam bisnis airline yang kompetisinya semakin ketat. Selama ini kerjasama serupa juga sudah ditempuh Garuda dengan Silkair, anak perusahaan Singapore Airlines (SQ) dan KLM untuk berbagai destinasi domestik di Indonesia.
"Airline yang terlibat dalam kerjasama cost-share memperoleh keuntungan antara lain dari efisiensi, loyalitas penumpang dan komisi," demikian Iswandi.
(es/es)











































