Demikian disampaikan Vice President Communications Pertamina, Basuki Trikora Putra, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (31/5/2010).
"Mereka memang satu dari 70 vendor yang menjadi pemenang pemasok tabug elpiji 3 Kg pada tahun ini. Tapi sampai sekarang, kami masih belum menerima tabung dari mereka," ujar Basuki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana kita lihat ada juga beberapa barang yang beredar di luar yang tidak masuk di dalam paket perdana yang disalurkan Pertamina. Bisa saja sejumlah 200 ribu tabung tersebut beredar di masyarakat kemudian masuk pengisian di stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE)," ungkapnya.
Basuki menyatakan, saat ini BUMN Migas itu telah menghentikan sementara pasokan tabung elpiji dari perusahaan tersebut sambil menunggu hasil penyidikan pihak berwenang terkait dugaan tabung palsu yang diedarkan produsen tersebut.
"Kami masih menunggu hasil penyidikan Polisi. Sampai dengan hasilnya keluar, untuk sementara Pertamina meminta PT TMM untuk tidak memasok tabung 3 Kg ke Pertamina," katanya.
(epi/qom)










































