"Inflasi ini lebih disumbang oleh barang-barang yang sifatnya volatile," ujar Kepala BPS Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR Soetomo, Jakarta, Selasa (1/6/2010).
Rusman mengatakan, dari 7 kelompok barang dan jasa, bahan makanan menyumbang inflasi terbesar yaitu sebesar 0,11%. Lalu makanan jadi, minuman, rokok menyumbang inflasi 0,06%, perumahan 0,02%, sandang 0,08%, dan kesehatan 0,01%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara komoditas yang menyumbang deflasi di Mei 2010 adalah telur ayam ras dengan deflasi sebesar 0,03%.
(dnl/dro)











































