Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, penurunan jumlah Wisman ke Bali tersebut karena belum masa liburan.
"Bukan karena kebijakan tapi karena siklus, kan kayak panen padi saja, ada peak seson, ada low season. Yang di Eropa masih kerja, jadi nggak ada kebijakan untuk membuat terobosan. Nanti Juni-Juli mencapai puncaknya sampai ke Bali dan daerah lain. Dalam domestik, ada liburan sekolah," ujarnya dalam jumpa pers di Kantornya, Jalan DR Soetomo, Jakarta, Selasa (1/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 17 provinsi pada April 2010 mencapai rata-rata 49,77% atau naik 4,04 poin dibanding TPK April 2009 sebesar 45,73%. Namun, bila dibanding TPK hotel Maret 2010, TPK hotel berbintang pada April 2010 turun 0,27 poin.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 17 provinsi selama April 2010 adalah 2 hari turun 0,13 hari dibanding keadaan April 2009.
Penurunan ini berdampak dengan penurunan transportasi. Jumlah penumpang angkuran udara internasional menurun 4,79%. Sedangkan jumlah penumpang angkutan udara domestik mencapai 3,3 juta orang atau turun 1,52% dibanding bulan Maret 2010.
Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada bulan ini tercatat 517,2 ribu orang atau naik 2,46% dibanding bulan Maret 2010 dan jumlah barang yang diangkut naik 5,78% menjadi 9,2 juta ton.
Jumlah penumpang kereta api pada bulan ini mencapai 16,8 juta orang atau mengalami penurunan 0,94% dibanding bulan Maret. Sebaliknya, jumlah barang yang diangkut kereta api naik 0,27% menjadi 1,5 juta ton.
(nia/dnl)











































