Pelaku Industri Kirim Surat ke Presiden SBY

Tolak Kenaikan Elpiji dan TDL

Pelaku Industri Kirim Surat ke Presiden SBY

- detikFinance
Rabu, 02 Jun 2010 16:09 WIB
Jakarta - Forum lintas Asosiasi Industri Nasional telah mengirimkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menolak rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan elpiji non subsidi.

"Kami sudah kirimkan surat resmi ke Presiden pada tanggal 5 Mei lalu. Pada tanggal 24 Mei, organisasi buruh juga sudah melakukan statement yang sama tolak kenaikan TDL," ungkap Koordinator forum lintas asosiasi industri nasional, Franky Sibarani di Graha Mustika Ratu, Jalan Gatot Subroto kavling 74-75, Jakarta, Rabu (2/6/2010).

Franky menilai penolakan rencana kenaikan TDL dan elpiji non subsidi tersebut dilakukan karena hal itu akan mengancam keberlangsungan industri di dalam negeri baik besar, menengah maupun kecil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah harus lihat bahwa dampak dari kebijakan yang akan dikeluarkannya tersebut sangatlah luar biasa. Pemerintah harus buka telinga dan lihat fakta di lapangan karena dampaknya sangat besar. Apalagi saat ini ekonomi 100% belum pulih benar," ungkapnya.

Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Terigu Indonesia (Aptindo) yang juga anggota Kadin Ratna Sari Loppies, pemerintah lebih berhati-hati dalam membuat kebijakan karena hal ini akan berimbas kepada daya beli masyarakat.

"Lagipula, pada bulan Juni ini biasanya daya beli mereka akan tersedot untuk bayar uang sekolah, beli perlengkapan sekolah sehingga kalau ada kenaikan sekarang maka itu akan memberatkan masyarakat," jelasnya.

(epi/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads