"Nggak lucu kan kalau negerinya lagi susah, lalu presidennya jalan-jalan di Bali. Jadi kita sih bisa mengerti," kata Ketua Umum PAW Kadin Adi Putra Tahir saat dihubungi detikFinance, Jumat (4/6/2010)
Menurut Adi, kasus pencemaran lingkungan terkait tumpahnya minyak di Teluk Meksiko cukup menjadi alasan kuat penundaan kedatangan Obama. Sebagai pengusaha, kedatangan Obama nantinya diharapkan bisa memberikan hal yang positif bagi Indonesia termasuk di bidang ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden Obama sudah menelepon langsung Presiden SBY pukul 09.00 WIB," kata Jubir Kepresidenan Julian Aldrian Pasha.
Kabar penundaan jadwal kunjungan Obama, menurut Julian, sudah diketahui dari berita-berita di media massa. Meski belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih, tapi telepon dari Presiden Obama ke Presiden SBY sudah mengonfirmasikan kabar itu.
"Alasan penundaan sebab Presiden Obama harus berkonsentrasi dulu pada penanganan krisis lingkungan akibat tumpahan minyak di Teluk Meksiko. Presiden SBY memaklumi alasan tersebut," sambung Julian.
Presiden Obama sebelumnya dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada 14-17 Juni 2010. Jadwal itu merupakan revisi terhadap jadwal semula pada akhir Maret 2010 yang ditunda akibat menunggu proses pengesahan UU Kesehatan.
Batalnya Kedatangan Obama Sudah Diduga
Di tempat terpisah, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan batalnya kedatangan Obama sudah bisa diduga, apalagi setelah mendengar kabar terjadinya tumpahan minyak di Teluk Meksiko.
"Ketika mendengar kejadian di Teluk Meksiko, saya menduga akan batal lagi," ujarnya.
Hatta mengakui baru saja mendengarkan kabar tersebut. Menurutnya, Indonesia dapat memahami alasan Obama menunda kembali kedatangannya ke Indonesia karena harus mengurusi masalah tumpahan minyak itu. "Baru saja mendengar itu. Kita dapat memahami, Obama mendapat persoalan domestik di sana," ujarnya.
(dnl/dnl)











































