47% Pasokan Elpiji RI Masih Diimpor

47% Pasokan Elpiji RI Masih Diimpor

- detikFinance
Senin, 07 Jun 2010 14:32 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) masih mengimpor elpiji sebesar 2.009.243 metric ton (MT) atau sekitar 47% dari keseluruhan pasokan elpiji di tanah air sebesar 4.268.963 MT.

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko, Pertamina, Ferederick Siahaan menyatakan impor elpiji pada tahun 2010 akan mengalami peningkatan sebesar 91% atau naik 957.000 MT dibanding tahun lalu sebesar 1.052.166 MT.

"Pada tahun 2010, kontribusi impor terhadap keseluruhan pasokan elpiji mencapai 47%. Padahal tahun lalu hanya 34%," ujar Ferederick dalam rapat kerja dengan Komisi  VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain impor, pasokan elpiji di tanah air berasal dari kilang Pertamina sebanyak 957.040 MT (22%), Pertamina Hulu sebanyak 47.000 MT (1%), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sebesar 1.181.740 MT (28%) dan sisanya sebesar 73.940 MT dari kilang milik swasta.

Pada tahun 2010, konsumsi elpiji diperkirakan mencapai 4.262.808 MT yang terdiri dari 3.001.528 MT untuk elpiji bersubsidi, sisanya sebesar 1.261.280 MT untuk elpiji tidak bersubsidi.

(epi/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads