Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko, Pertamina, Ferederick Siahaan menyatakan impor elpiji pada tahun 2010 akan mengalami peningkatan sebesar 91% atau naik 957.000 MT dibanding tahun lalu sebesar 1.052.166 MT.
"Pada tahun 2010, kontribusi impor terhadap keseluruhan pasokan elpiji mencapai 47%. Padahal tahun lalu hanya 34%," ujar Ferederick dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2010, konsumsi elpiji diperkirakan mencapai 4.262.808 MT yang terdiri dari 3.001.528 MT untuk elpiji bersubsidi, sisanya sebesar 1.261.280 MT untuk elpiji tidak bersubsidi.
(epi/qom)










































