IKM Butuh Kucuran Dana dari Pemda Rp 4,4 Triliun

IKM Butuh Kucuran Dana dari Pemda Rp 4,4 Triliun

- detikFinance
Selasa, 08 Jun 2010 13:35 WIB
Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan agar pemerintah daerah mengucurkan alokasi pembinaan terhadap sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai penopang program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pemda kabupaten diharapkan bisa mengucurkan sedikitnya Rp 10 miliar per tahun bagi IKM sebagai tambahan program KUR yang mampu memberikan kredit Rp 20 triliun per tahun.

"Satu kabupaten Rp 10 milyar di kali 440 kabupaten jadi Rp 4,4 triliun. KUR tiap tahun Rp 20 triliun, jadi ada kombinasi-kombinasi. Mana yang paling baik, itu yang paling diserap," kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin Fauzi Aziz saat ditemui di kantornya, Selasa (8/6/2010).

Fauzi menjelaskan kucuran dana pelengkap bagi IKM dari Pemda sangat penting terutama dalam menopang kredit murah. Misalnya ia mencontohkan beberapa kabupaten sudah mulai melakukan langkah demikian bekerjasama dengan perbankan memberikan kredit murah atau tanpa agunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Contohnya, Bantul Rp 5 miliar dan bisa menggulirkan APBD Rp 10 miliar. Saya kemarin mencontohkan di Garut," katanya

Ia menambahkan jika masalah pembiayaan IKM sudah terselesaikan maka Pemda sudah seharusnya mengembangkan produk-produk unggulannya agar bisa menopang pertumbuhan ekonomi di wilayahnya. Jika ini terus dikembangkan maka target pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara nasional sebesar 7%  bisa dicapai.
 
"Kita bersama dinas kabupaten akan mengajak dan ketemu dengan kepala dinas. Kalau setiap daerah pertumbuhan ekonominya 7%, maka pertumbuhan nasional akan tinggi," katanya

Dikatakannya mengenai pengembangan produk IKM di berbagai daerah, diperlukan ada semacam katalog atau brosur produk yang isinya mencakup produk-produk potensial daerah. Dengan demikian aspek promosi IKM dan pengembangan pemasaran lebih mudah.

"Terus terang, kabupaten-kabupaten ini sudah waktunya harus berani dengan produk unggulannya," katanya

Kementerian Perindustrian mencatat terdapat 3,8 juta unit usaha di sektor IKM, sebanyak 9 juta orang tenaga kerja  terserap di sektor IKM. Sektor IKM telah memberikan sumbangan devisa sebesar US$ 12,137 miliar dengan tingkat pertumbuhan ekspor sebesar 10,45% pada tahun 2009.

Sementara kontribusi sektor IKM terhadap PDB masih sekitar 30% dan diharapkan meningkat menjadi 50% pada tahun 2025 atau seimbang dengan kontribusi industri besar.
(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads