Target Lifting Minyak RAPBN 2011 Tidak Banyak Berubah

Target Lifting Minyak RAPBN 2011 Tidak Banyak Berubah

- detikFinance
Selasa, 08 Jun 2010 16:22 WIB
Jakarta - Pemerintah mengusulkan target produksi dan lifting minyak dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2011 di kisaran 960.000-975.000 barel per hari (bph). Angka itu berarti nyaris tidak berubah dari target lifting dalam APBNP-2010 sebesar 965.000 bph.

Menurut Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, usulan tersebut diajukan dengan melihat laju penuunan produksi alamiah, kemampuan produksi lapangan eksisting dan potensi poduksi dari pengembangan/optimalisasi lapangan serta potensi dari lapangan-lapangan baru.

Upaya peningkatan produksi minyak juga dilakukan dengan optimalisasi lapangan yang diharapkan dapat menekan laju penuunan produksi alamiah 12% menjadi 3%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Asumsi ini juga dengan mempertimbangkan karakteristik operasional produksi minyak bumi di beberapa lapangan masih rentan terhadap gangguan teknis dan cuaca," ujar Darwin dalam dalam rapat kerja dengan komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2010).

Kepala BP Migas, R Priyono menambahkan rencana produksi tersebut diperkirakan berasal dari lapangan eksisting sebesar 920.000-930.000 bph serta perkiraan adanya tambahan produksi dari lapangan eksisting dan baru sebesar 30.000-45.000 bph.

"Asumsi 975.000 bph dapat tercapai jika tidak ada unplanned shutdown," ujar Priyono.

Adapun realisasi produksi dan lifting minyak hingga 6 Juni 2010 yaitu sebesar 960,43 ribu bph.Sementara target produksi minyak dalam APBN-P 2010 dipatok di level 965.000 bph.

(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads