RI Diharapkan Lebih Berperan dalam Isu Pangan Global

RI Diharapkan Lebih Berperan dalam Isu Pangan Global

- detikFinance
Rabu, 09 Jun 2010 11:58 WIB
RI Diharapkan Lebih Berperan dalam Isu Pangan Global
Roma - Indonesia diharapkan terus memperkuat perannya dalam isu ketahanan pangan global di berbagi fora multilateral, khususnya dengan memanfaatkan posisinya sebagai anggota G20.

Hal itu disampaikan Direktur Pelaksana WFP Jossette Sheeran saat menerima kunjungan Menko Kesra Agung Laksono di markas WFP, Roma, Senin sore (7/6/2010) waktu setempat.

“Kapasitas produksi pangan Indonesia perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kawasan apabila terjadi bencana,” ujar Sheeran, sebagaimana dituturkan Konselor Pensosbud KBRI Roma Musurifun Lajawa kepada detikfinance pagi ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sheeran, fortified biscuits (biskuit bergizi, red) yang diproduksi Indonesia terbukti efektif dan telah menjadi bagian dari paket bantuan kemanusian WFP ketika terjadi banjir di Filipina.

Sementara Menko Kesra menginformasikan bahwa Indonesia akan memanfaatkan kelebihan produksi pangan, terutama beras untuk memperkuat ketahanan pangan dunia. Untuk itu, WFP diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai sentra pembelian bahan pangan bantuan, diantaranya, beras, jagung, dan minyak sawit.

Terkait dengan hubungan WFP dan Indonesia yang tidak lagi dikategorikan atas dasar pemberi-penerima, seiring dengan meningkatkatnya status ekonomi Indonesia sebagai negara low middle income country (berpendapatan menengah ke bawah), Sheeran menjelaskan, pegeseran status tersebut perlu dilakukan secara seksama dan bertahap sehingga tidak membawa dampak negatif terhadap kegiatan WFP yang masih berlangsung di Indonesia.

Untuk lima tahun ke depan, keberadaan WFP di Indonesia masih diperlukan, mengingat masih ada sekitar 36 juta penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. “Namun demikian, hubungan WFP dan Indonesia ke depan perlu diposisikan sebagai mitra sejajar,” ujar Menko Agung Laksono.

Dalam hal ini, WFP diharapkan untuk melaksanakan program penguatan ketahanan pangan di sejumlah provinsi Indonesia, meningkatkan manajemen penguatan program beras untuk rakyat miskin (raskin), serta memperkuat sistem logistik dari Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana di Indonesia.

Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat menjajaki suatu dialog strategis untuk memetakan kerjasama kemitraan WFP dan Indonesia di masa depan. Sebagai langkah awal, Direktur WFP Kawasan Asia Kenro Oshidari akan ditugaskan untuk segera melakukan pembahasan dengan pihak-pihak terkait di Indonesia.

(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads