Sarinah Berambisi Bisa Bangkit Kembali

Sarinah Berambisi Bisa Bangkit Kembali

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 09 Jun 2010 15:59 WIB
Sarinah Berambisi Bisa Bangkit Kembali
Jakarta - PT Sarinah salah satu perusahaan pelat merah yang bergerak dibidang department store yang sudah berdiri sejak 48 tahun lalu berambisi bisa bangkit kembali menjadi Sarinah yang baru. Dalam waktu lima tahun ke depan Sarinah bisa melakukan pembenahan termasuk sampai pada tahapan ekspansi.

Direktur Utama PT Sarinah Jimmy M. Rifai Gani mengatakan, sejak tahun 2009 Sarinah mulai melakukan konsolidasi yang disusul pada tahun 2010 sebagai langkah peningkatan kinerja, yang kemudian disusul pada tahun 2013 sebagai langkah privatisasi dan tahun 2014 sebagai langkah ekspansi.

"Kita harapkan Sarinah bisa bangkit kembali, seperti yang diimpikan Bung Karno," kata Jimmy dalam acara kebangkitan Sarinah di pelataran Sarinah Jl Thamrin, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jimmy mengungkapkan capaian Sarinah, saat ini sudah menunjukan tanda-tanda yang positif. Pada periode Januari -April 2010 Sarinah telah mencapai laba bersih lebih tinggi 97% dibandingkan Januari-April 2010.

Jimmy juga mengatakan bersama sejumlah 600 usaha kecil dan menengah (UKM), Sarinah bertekad akan terus melakukan perubahan dan menjadi Sarinah baru.

Sementara itu Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan dengan langkah-langkah Sarinah yang melakukan perbaikan dan penambahan gerai-gerai akan dikombinasikan dengan gerakan Aku Cinta 100% Produk Indonesia, menjadi sarana yang tepat untuk mendukung kebangkitan Sarinah.

"Sarinah sebagai brand luar biasa, sampai Presiden Obama saja mengingat. Brand Sarinah sebagai brand yang dikenal di dalam negeri maupun luar," kata Mari.

Menteri BUMN Mustafa Abubakar ditempat yang sama menambahkan, bahwa pemerintah mendorong kebangkitan Sarinah sebagai sebuah BUMN dan menyiapkan diri untuk bersinergi dengan BUMN lain. Mustafa juga memberikan target agar Sarinah pada ulang tahunnya yang ke-50 atau dua tahun kedepan sudah menjadi Sarinah yang lebih baik.

"Pada usia ke- 50 Sarinah harus bisa mengembalikan jati diri Sarinah, sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman," katanya.

Mustafa mendesak untuk bisa mewujudkan hal itu, Sarinah harus mampu mengisi semua gerai-gerainya dengan produk-produk kerarifan budaya lokal di seluruh Indonesia. Para tenant (penyewa gerai) diluar Sarinah secara bertahap harus di kurangi dan diharapkan harus sepenuhnya dilakukan oleh Sarinah.

"Pada usia ke-50 tahun seluruhnya harus bisa dimiliki Sarinah," seru Mustafa.

Ia juga mengingatkan agar Sarinah tetap fokus pada bidang usahanya yang menjual produk secara spesifik semua karya budaya bangsa Indonesia sehingga sebagai refrensi belanja bagi tamu negara maupun wisatawan yang ingin berbelanja karya budaya Indonesia di Jakarta.

"Jadilah Sarinah yang global, champion di tingkat dunia," seru Mustafa.

(hen/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads