Ketua Umum Asosiasi Tabung Baja (Asitab) Tjiptadi mengungkapkan tidak tahu persis alasan Pertamina belum mau menerima pengiriman tabung dari produsen. Padahal pihaknya telah menerima SPK/PO dari Pertamina sebagai dasar untuk pengiriman produksi tabung elpiji 3 kg.
"Saya pikir bukan masalah kasus meledak ini saja, masalah kualitas selang juga belum di-improve oleh perdagangan, apa ada surat dari Kementerian ESDM untuk menunda sementara?," ujar Tjiptadi saat dihubungi detikFinance, Kamis (10/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah yang belum dikirim sepertiga dari 8 juta tabung hasil tender beberapa waktu lalu," imbuhnya.
Ia sendiri mengaku belum bisa memastikan kasus sering terbakarnya tabung elpiji 3 kg menyebabkan penundaan ini. Para produsen tabung sangat mendukung jika pengawasan terhadap produk tabung diperketat termasuk menindak produsen-produsen tabung yang nakal yaitu menjual tabung tidak melalui Pertamina.
"Kenapa pabrikan sudah dapat SPK tapi, belum bisa mengirim ke Pertamina," tanyanya.
(hen/dnl)











































