Agus Marto Berhati-hati Hapus Subsidi Energi

Agus Marto Berhati-hati Hapus Subsidi Energi

- detikFinance
Jumat, 11 Jun 2010 10:47 WIB
Jakarta - Dalam pertemuan negara-negara G-20 yang dilakukan di Busan Korea pada 3-5 Juni lalu, muncul isu penghapusan subsidi energi termasuk BBM untuk negara-negara anggotanya. Isu penghapusan subsidi energi ini dimunculkan untuk mengurangi beban anggaran.

Dalam siaran pers Kementerian Keuangan tentang hasil pertemuan tersebut, Jumat (11/6/2010), Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyampaikan penghapusan subsidi energi harus dilakukan dengan sangat hati-hati, bertahap, dan tepat sasaran.

"Dampak terhadap masyarakat berpenghasilan rendah harus diminimalisir," demikian isi siaran pers yang disampaikan Kepala Biro Kemenkeu Harry Z. Soeratin tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk diketahui, pemerintah Indonesia saat ini memang sedang berusaha membatasi konsumsi BBM bersubsidi dengan berbagai skenario yang disiapkan. Salah satunya adalah melarang mobil-mobil mewah menggunakan BBM bersubsidi seperti premium. Kebijakan ini akan diputuskan bulan Agustus 2010.

Adapun agenda pertemuan G-20 tersebut adalah membahas situasi terkini perekonomian global, tindak lanjut penanganan krisis keuangan, dan langkah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi global yang kuat, seimbang, dan berkesinambungan.

Secara umum, diperoleh hasil yang menyatakan ekonomi global mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan, terutama pada beberapa negara maju. Para menteri keuangan yang hadir menyepakati beberapa alternatif kebijakan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang kuat, seimbang, dan berkelanjutan tersebut.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads