IMF: Dampak Krisis Eropa ke RI Sangat Minim

IMF: Dampak Krisis Eropa ke RI Sangat Minim

- detikFinance
Jumat, 11 Jun 2010 11:32 WIB
Jakarta - Dana Moneter Internasional (IMF/International Monetary Fund) menyatakan dampak krisis utang yang terjadi di Eropa terhadap Indonesia sangat minim. Hal ini dikarenakan ketergantungan ekonomi Indonesia terhadap Eropa sangat kecil.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat usai pertemuan Wapres Boediono dengan Deputy Managing Director IMF Naoyuki Shinohara di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (11/6/2010).

"Trade exposure kita masih rendah terhadap Eropa, karena komposisi ekspor kita memang begitu berbeda dengan negara-negara lain yang mungkin lebih bergantung terhadap Eropa. Kita tidak terlalu ke sana (Eropa)," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, lanjut Yopie meniru Naoyuki, limpahan ekses krisis Eropa ke Indonesia melalui sektor perbankan juga minim. Karena, saat ini perbankan di Indonesia tidak terlalu bergantung kepada pendanaan dari luar, dan masih cukup konservatif.

"Dan juga transaksi perbankan di indonesia lebih sederhana dan tidak terlibat global market. Surat utang ke negara Eropa tidak ada," jelasnya.

"Mengingat dua hal itu, trade dan financial export, dampaknya (kriris di Eropa) terhadap Indonesia akan sangat minimal. Jadi situasinya relatif cukup baik. Namun, kolabilitasnya masih sangat tinggi," tutup Yopie.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads