Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat ketika ditemui di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (11/6/2010).
"Yang selama ini menjadi keluhan investor misalnya kita membahas lagi mengenai cost recovery. Anda tentu sudah tahu pemerintah sedang siapkan RPP mengenai cost recovery dan itu akan diselesaikan. Wapres tadi minta koordinasi secepatnya sehingga ada kepastian yang lebih jelas bagi investor di bidang minyak," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain masalah cost recovery, Wapres juga meminta adanya penyelesaian masalah pajak eksplorasi migas.
"Ini baru rapat pertama, nanti akan ada rapat berikutnya yang tadi masing-masing kementerian sudah diberi deadline. rata-rata deadline-nya dua pekan hingga satu bulan untuk mengkoordinasikan itu nanti hasilnya akan dilaporkan kembali kepada Bapak Wapres," ujarnya.
Sementara untuk RPP Cost Recovery, ditargetkan untuk selesai dibahas pada bulan Juli 2010 ini.
Untuk semakin meningkatkan investasi di sektor migas, Wapres juga membahas tentang kepastian hukum antara aturan sektor migas dengan UU Lingkungan Hidup.
"Disepakati memang sudah berjalan koordinasi yang erat antara Menteri Lingkungan Hidup dengan Menteri ESDM agar perlindungan lingkungan tidak terkorbankan sekaligus juga tidak berlebihan. Dalam arti aparat di lapangan katakanlah bertindak di luar semestinya sehingga mengganggu atau membuat khawatir para perusahaan-perusahaan minyak yang sedang melakukan eksploitasi maupun eksplorasi," tuturnya.
(dnl/qom)











































