Dahlan Iskan Nafsu 'Telanjangi' PLN

Dahlan Iskan Nafsu 'Telanjangi' PLN

- detikFinance
Sabtu, 12 Jun 2010 14:27 WIB
Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan ingin 'menelanjangi' perusahaan listrik pelat merah tersebut agar tidak lagi kecurigaan dari masyarakat mengenai adanya 'permainan' atau penyelewengan dalam tubuh PLN.

Dahlan mengungkapkan, penyebab tidak efisiennya penyaluran listrik ke daerah-daerah di seluruh Indonesia di antaranya korupsi, pembelian, dan pengadaan alat yang mahal, jumlah pegawai yang berlebih dan gaji yang terlampau tinggi.

"Asumsinya, korupsi kira-kira yang paling tinggilah," ujarnya dalam forum dengan wartawan, di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Sabtu (12/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menekan tumbuhnya korupsi di instansinya, Dahlan menyatakan bahwa ada empat langkah yang ditempuh pihaknya.   

"Pertama, kita minta KPK untuk mengakses langsung pengadaan listrik. Kedua, BPK bisa mengakses langsung database keuangan PLN. Ini jadi online langsung live di depan BPK," jelasnya.

Langkah selanjutnya adalah melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam negosiasi suatu proyek dan menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP) dalam urusan tender proyek.

"Saya usahakan setiap dokumen tender dilihat LKPP. Saya ingin PLN 'telanjang', karena banyak yang mengira kesalahannya di PLN. Masalahnya di tender. Telanjang bulat, mengalahkan Luna Maya," candanya diiringi tawa para peserta forum.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads