Pemerintah Siap Kaji Listrik Gratis Buat Rakyat Miskin

Pemerintah Siap Kaji Listrik Gratis Buat Rakyat Miskin

- detikFinance
Senin, 14 Jun 2010 14:55 WIB
Jakarta - Pemerintah akan kaji kembali wacana pemberian listrik gratis untuk masyarakat miskin. Menko Perekonomian Hatta Rajasa meminta Menteri ESDM Darwin Saleh untuk mengkaji kebijakan tersebut.

"Ya ini kan sesuatu wacana yang dilontarkan Dirut PLN, maksudnya baik barangkali mencarikan solusi untuk itu, akan tetapi saya kan tidak harus bereaksi setuju tidak setuju. Saya kan harus lihat kajiannya seperti apa, apa yang dimaksud dengan gratis itu. Berapa watt dia diberikan, dimana saja letaknya, bagaimana kalau sampai sisanya seluruhnya ke perekonomian, kan begitu. Yang lain 100% keekonomian, yang rakyat lain disubsidi, semua itu harus kita kaji dengan hati-hati dan baik," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (14/6/2010).

Hatta menyatakan wacana tersebut perlu dikaji mengingat banyak pihak yang perlu diperhatikan akibat dampak kebijakan tersebut, seperti untuk sektor industri. Oleh karena itu, Hatta meminta Menteri ESDM untuk mengkaji kembali wacana itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sedangkan sebagian saja disubsidi dengan baik ke industri, industrinya saja berteriak, apalagi 100% harga keekonomian seperti apa. Ini semua memerlukan kajian dan kehati-hatian. Wacana seperti itu boleh saja dilontarkan, akan tetapi tidak harus saya tergesa-gesa menyatakan setuju tidak setuju, kita harus hati-hati. Saya minta, Menteri ESDM coba lihat seperti apa, apa yang dimaksud dengan itu semua," tandasnya.

Sebelumnya, karena selalu disalahkan dalam kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan tantang anggota dewan dengan wacana menggratiskan listrik untuk masyarakat miskin.

"Saya challenge ke DPR, kenapa yang miskin nggak dikasih gratis. Biarin saya dibilang gila, tapi kalau mau mementingkan yang miskin ya dikasih gratis saja," tegasnya pekan lalu.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads