Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy S. Priatna ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (14/6/2010).
"Nanti ada dua kaki jembatan, nantinya untuk bisnis, perkantoran. Ya harus nanti harus ada pengembangan," tukasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait rencana pembangunan Jembatan ini, Menko Perekonomian Hatta Rajasa akan 'menikahkan' Gubernur Lampung dan Gubernur Banten. Kedua Gubernur itu akan dipanggil untuk memaparkan rencana persiapan daerah dalam pembangunan JSS pada Kamis (17/6/2010) mendatang.
"Semua menteri yang jadi anggota timnas diundang, Gubernur Lampung akan memberikan presentasi," ujar Dedy.
Dedy mengatakan, sebagai persiapan pertemuan tim nasional itu, besok Selasa (15/6/2010) tim teknis yang terdiri dari pejabat eselon II berbagai kementerian akan berkumpul untuk membuat tanggapan. Hasil pertemuan itu kemudian akan dilaporkan kepada eselon 1 dan baru kemudian akan disampaikan kepada menteri-menterinya pada Kamis mendatang.
Namun, Dedy enggan membocorkan hasil rapat pemberian tanggapan pemerintah terhadap hasil presentasi kedua Gubernur yang belum dilaksanakan dengan alasan hasil rapat tim teknis itu harus dilaporkan ke menteri terlebih dahulu.
"Jembatan Selat Sunda intinya dibangun dengan cara kerjasama pemerintah swasta, 'fixed' dan 'yes' (PPP). Tapi siapa yang melaksanakan? Bagaimana caranya, itu yang to be continue," ujarnya.
(nia/dnl)










































