Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) menilai penerapan wacana listrik gratis bagi pelanggan listrik 450 volt ampere (VA) sulit dilakukan. Pemerintah merasa masih banyak masyarakat Indonesia lainnya yang belum mendapatkan listrik.
"Pertama, kita harus tahu rakyat termiskin kita itu bukan hanya pelanggan 450VA. Ada yang lebih miskin lagi ini yang belum dapat listrik," ujar Menteri ESDM Darwin Z. Saleh di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/6/2010).
Ia mengatakan, dengan membebaskan pembayaran listrik bagi pelanggan berdaya 450VA itu maka akan membatasi kemampuan pemerintah untuk memberikan listrik kepada masyarakat yang belum dapat listrik. Menurut Darwin, saat ini sebanyak 19 juta kepala keluarga di Indonesia belum bisa menikmati listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darwin menambahkan, wacana mengenai listrik gratis tersebut dinilai sulit untuk dilakukan. Jika hal itu tetap dilakukan, ia merasa hal itu hanya akan memanjakan para penikmat listrik dan melupakan masyarakat yang belum pernah menikmati listrik di daerahnya.
"Jadi kalau ditetapkan gratis maka ini terlalu memanjakan yang sudah mendapatkan listrik dan melupakan yang belum dapat listrik," tegasnya. (ang/qom)











































