"Dana aspirasi, kita tidak menyatakan sikap dan sebelum Panja itu ada diskusi, tetapi dalam Panja tidak dibahas," ujar Agus di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa (15/06/2010).
Agus menjelaskan, Panja Banggar menyepakati untuk tidak membicarakan mengenai dana aspirasi tentang dana pembangunan sesuai dengan daerah pilihan sebagaimana aspirasi dari Anggota DPR untuk daerah pemilihannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana diketahui, Badan Anggaran DPR-RI dalam laporan pendahuluan pembahasan RAPBN 2011 memberikan catatan Fraksi Golkar mengusulkan program percepatan dan pemerataan pembangunan daerah melalui kebijakan pembangunan kewilayahan yang berbasis kepada daerah pemilihan. Usulan tersebut kemudian akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR-RI.
(dru/dnl)










































