Dirut PLN: Hanya 35% Pelanggan yang Kena Kenaikan TDL

Dirut PLN: Hanya 35% Pelanggan yang Kena Kenaikan TDL

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 16 Jun 2010 11:15 WIB
Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan mengaku sebenarnya kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang ditetapkan sekarang pengaruhnya tidak terlalu besar, karena hanya 35% pelanggan yang kena dan 65% sisanya tidak.

Menurut Dahlan, pelanggan terbesar PLN saat ini yaitu kelompok pelanggan rumah tangga berdaya 450-900 Volt Ampere (VA) porsinya sebanyak 65% dari total pelanggan PLN.

"Jadi hanya sebagian kecil yang menerima kenaikan TDL per 1 Juli nanti," kata Dahlan sebelum PE Obligasi dikantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (16/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, pelanggan yang kena kenaikan TDL merupakan masyarakat golongan atas yang mapan dan tidak perlu diberi subsidi oleh pemerintah.

Menurut data Kementerian ESDM, kelompok pelanggan yang mengkonsumsi subsidi paling besar adalah pelanggan 450 VA dengan total serapan subsidi Rp 13 triliun, sementara pelanggan 900 VA sebanyak Rp 9,5 triliun. Keduanya menyerap subsidi lebih dari Rp 20 triliun per tahun.

Ia berharap, masyarakat bisa menerima kenaikan TDL tersebut dengan lapang dada karena sudah selayaknya pelanggan listrik kelas atas tidak lagi diberi subsidi oleh pemerintah.

"Tapi setiap kenaikan kan pasti ada pro dan kontra. Masyarakat pasti tidak menerima kenaikan begitu saja," ujar Dahlan.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads