Sektor Energi Digenjot 1,5%, Ekonomi RI Bisa Tumbuh 7%

Sektor Energi Digenjot 1,5%, Ekonomi RI Bisa Tumbuh 7%

- detikFinance
Rabu, 16 Jun 2010 11:14 WIB
Sektor Energi Digenjot 1,5%, Ekonomi RI Bisa Tumbuh 7%
Jakarta - Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 7% pada 2014, dibutuhkan pertumbuhan energi sebesar rata-rata 1,25-1,5% dari pertumbuhan ekonomi. Ketersediaan energi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

"Untuk pertumbuhan ekonomi 7% maka rules of times pertumbuhan energi kita 1,25-1,5 dari pertumbuhan ekonomi kita," jelas Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam rapat kerja gabungan Komisi IV, V, dan VI DPR RI, siang ini (16/6/2010).

Menurut Hatta, untuk merangsang pertumbuhan minyak dan gas perlu dijaga sustainablity energy. Ketersediaan migas ini, lanjutnya, dapat mendorong permintaan dalam negeri sebagai stimulus atau nilai tambah guna meningkatkan daya saing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketersediaan ini baik LNG maupun LPG," ujarnya.

Untuk memenuhi permintaan dalam negeri tersebut, Hatta menegaskan perlunya perbaikan infrastruktur agar bisa membuka ladang migas baru.

"Seperti yang di Bontang, secepat mungkin kita membangun infrastruktur di pusat-pusat pertumbuhan. Tahun 2011 kita harapkan receiving terminal juga sudah ada," ujarnya.

Hatta juga mengingatkan kepada para produsen migas agar semua produksi migas diprioritaskan untuk dalam negeri.

"Jangan ada kata-kata karena gak ada demand dalam negeri, maka kita eksport saja 100%. Tidak bisa,harus memenuhi kebutuhan dalam negeri dulu," tegasnya.



(nia/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads