Dahlan Iskan Terus Dikritik Keras DPR

Wacanakan Listrik Gratis

Dahlan Iskan Terus Dikritik Keras DPR

- detikFinance
Rabu, 16 Jun 2010 11:34 WIB
Jakarta - Wacana listrik gratis untuk masyarakat kecil sudah kandas di DPR. Kini DPR meminta pemerintah untuk menegur Dirut Utama PLN Dahlan Iskan yang telah mencetuskan ide tersebut.

Anggota Komisi VI DPR Refrizal menilai wacana listrik gratis untuk rakyat miskin hanyalah mimpi seorang Dahlan Iskan. Wacana ini dinilai tidak realistis, apalagi hingga saat ini masih banyak masyarakat di negeri ini yang belum menikmati listrik.

"Wacana ini mengganggu rakyat. Masyarakat yang tadinya sudah berbunga-bunga hatinya, sekarang ternyata itu hanya wacana saja. Tolong Pak Menteri ditegur Dirutnya," ujar Refrizal dalam rapat gabungan Menteri Perekonomian Hatta Rajasa dengan Komisi IV, VI, dan VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rapat Gabungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Pramono Anung ini, Hatta Rajasa didampingi oleh Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Menteri BUMN Mustafa Abubakar, serta Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.

Hal senada diungkapkan oleh anggota DPR lainnya Dewi Coryati. Menurut politisi asal fraksi Partai Amanat Nasional tersebut, wacana menggratiskan listrik bagi masyarakat miskin bukanlah wewenang PLN sebagai operator.

"Dia (Dahlan) tidak tahu mana regulator dan mana operator. Itukan wilayah-wilayah regulator," ungkapnya.

Ia menyatakan menggratiskan listrik tidak dapat dilakukan secara sembarangan, dan membutuhkan kajian-kajian secara mendalam sebelum rencana itu direalisasikan.

"Itukan tidak sembarangan, harus ada kajian-kajiannya. Jadi kami meminta Menteri BUMN kondusif tentukan target-target direkturnya," jelasnya.

Berbeda dengan dua rekannya, Wakil Ketua DPR Pramono Anung justru mendukung wacana yang diusulkan Dahlan tersebut.

"Saya dukung 1.000%, kalau saya jadi Menteri Perekonomian itu akan saya laksanakan. Lanjutkan," kata Pramono.

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads