Santuni Korban Ledakan Elpiji, Dirut Pertamina Menangis

Santuni Korban Ledakan Elpiji, Dirut Pertamina Menangis

- detikFinance
Kamis, 17 Jun 2010 16:26 WIB
Santuni Korban Ledakan Elpiji, Dirut Pertamina Menangis
Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan tak bisa menutupi kesedihannya saat menemui keluarga korban insiden ledakan tabung elpiji 3 kilogram di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta.

Karen yang mengenakan batik berwarna biru langsung memeluk Kasniti, istri Soleh yang merupakan korban meninggal akibat ledakan elpiji 3 Kg. Dengan mata berkaca-kaca, Karen mengelus-elus punggung Kasniti sambil menyampaikan rasa prihatin.

"Yang sabar ya bu.. Saya turut berduka," kata Karen sambil menitikkan air mata kepada Kasniti di Jalan Utan Panjang Timur Gang D Rw 05, kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2010).
Β 
Peristiwa ledakan tersebut terjadi pada Selasa, 25 Mei lalu. Pada pukul 06.30 WIB, M.Soleh akan memasak daging untuk berjualan soto dengan menggunakan kompor paket elpiji 3 Kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat memutar knob pemantik, langsung terjadi kobaran api yang memenuhi ruangan dapur, ruang tengah dan kamar tidur. Kobaran api menyambar Soleh sehingga mengakibatkan 85 persen tubuhnya mengalami luka bakar. Saat itu, Soleh langsung dibawa ke ICU RSI Cempaka Putih, namun akhirnya meninggal dunia.

Selain Soleh, korban lain dalam insiden tersebut adalah Puspa (9 tahun) yang mengalami luka bakar ringan dan sudah pulang dari RSI Cempaka Putih, Kasmuri (57 tahun) yang 30% tubuhnya mengalami luka bakar, serta Heru (19 tahun) mengalami luka ringan dan sudah pulang dari RSI Cempaka Putih.

Adapun total santunan yang diberikan Karen pada kesempatan tersebut yaitu Rp 114.061.700. Santuan tersebut merupakan santunan kematian, pengobatan, pemakaman, dan penggantian properti. Hingga kini total santuan yang diberikan Pertamina akibat insiden tersebut sejak 2008 sekitar Rp 2,8 miliar. (epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads