"Saya bisa cerita bahwa isi kas kita itu Rp 160 triliun. Jadi dana kita bagus, penerimaan dari pajak bagus. Karena kalau dibandingkan tahun lalu sampai Juni kira-kira itu 2% lebih baik. Jadi kondisi likuiditas, cashflow sangat baik. Masih surplus," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (18/6/2010).
Walaupun begitu, Agus mengakui penyerapan anggaran belanja pemerintah berjalan pelan, tetapi dirinya melaporkan realisasi transfer dana ke daerah cenderung lebih baik yakni sudah sekitar 36% dari Pagu APBN-P 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belanja memang ada sedikit lebih pelan, dan kita sedang evaluasi. Bahkan tadi pagi rapat di jajaran Kemenkeu meyakinkan bahwa spending (pengeluaran) itu harus bagus. Tapi yang paling utama transfer ke daerah berjalan dengan baik.
Realisasi transfer ke daerah 36%. Dan di Kementerian/Lembaga (K/L) agak pelan, ini yang nanti mau kita yakinkan dari masing-masing K/L untuk bisa lebih cepat dalam pengeluaran budgetnya," ujarnya.
Namun, Agus Marto menegaskan pihaknya belum berencana untuk menaikkan dana perimbangan ke daerah tersebut yang saat ini masih sebesar 26% dari pendapatan dalam negeri.
"Prinsip pemerintah ingin lakukan desentralisasi fiskal yang lebih baik. Kita belum ada rencana menaikkan itu," ujarnya.
Agus Marto juga mengungkapkan, pemerintah tetap akan menganggarkan stimulus fiskal pada APBN 2011 mendatang, "Ada. Kan bentuk stimulus itu macam-macam. Tapi kita bicara yang APBN dulu deh (asumsi makro)," tutupnya.
(nia/dnl)










































