Β
"Jadi hanya 32 juta yang dipasok industri LHE lokal," ujar Ketua Aperlindo, John Manoppo saat dihubungi detikFinance, Minggu (20/6/2010).
Jhon menyatakan, serbuan impor lampu hemat energi tersebut, 90% diantaranya adalah produk dari China. Terus meningkatnya jumlah impor LHE dari negeri tirai bambu ini terjadi sejak diberlakukannya ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA).
Produk LHE, tersebut diperkirakan masuk ke Tanah Air dengan memanfaatkan fasilitas bea masuk (BM) 0%, dalam rangka kerjasama tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pos tarif baru ini meliputi produk obat tradisional dan herba (jamu), kosmetik dan LHE. Pemberlakukan aturan tersebut efektif mulai 21 Juni 2010.
Dengan pembatasan ini, lanjut Jhon, produk LHE hanya boleh masuk melalui beberapa pelabuhan tertentu yaitu Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Emas Semarang, Tanjung Perak Surabaya, Soekarno Hatta Makassar, pelabuhan Dumai, dan seluruh pelabuhan udara internasional.
"Itukan efektif mulai 21 Juni. Mudah-mudahan itu bisa tahan impor dari sana," jelasnya.
(epi/wep)










































