Hal ini disampaikan anggota Tim Koordinasi Penanganan Hambatan Industri dan Perdagangan (KPHIP) Chris Kanter di temui di Graha Niaga, Jakarta, Selasa (22/6/2010)
"Kalau hambatan-hambatan itu dihilangkan, saya yakin tahun depan, Indonesia masuk level investment grade," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan hambatan-hambatan yang dimaksud diantaranya soal infrastruktur dan pasokan energi yang belum stabil.
"Harus cepat diselesaikan termasuk terkait regulasi-regulasi perizinan," katanya.
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, pemerintah segera menerbitkan regulasi baru untuk penyikapan fiskal dan non fiskal. Regulasi ini akan keluar paling lambat dalam waktu satu bulan ke depan.
"Penyikapan fiskal itu untuk investasi baru dan yang sudah ada. Diharapkan bisa mendorong pertumbuhan investasi. Bentuknya bisa regulasi baru atau amandemen," jelas Hidayat di kantor Kadin.
Di tempat terpisah, Ekonom Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Indonesia bisa segera mencapai investment grade jika pembangunan infrastruktur berjalan secepatnya.
"Walau ada gonjang ganjing, based of economy masih baik. Pertumbuhan ekonomi masih ke arah 6%," ujar Purbaya.
Untuk mencapai investment grade, Purbaya mengakui peringkat masih sulit tercapai dalam setahun mendatang. Pasalnya, Moodys akan menaikkan Indonesia pada peringkat itu setelah melihat program-program infrastruktur di Indonesia berjalan.
(hen/dnl)










































