Program yang sudah bergulir dua tahun ini setidaknya telah mampu menelorkan 10 pengusaha sukses baru dari para lulusannya per tahun. Pengusaha ternama bakso cak eko pun lahir dari program ini.
"Menghasilkan 10 wirausaha per tahun itu saja sudah luar biasa tapi kita usahakan sebanyak-banyaknya," kata Rektor ITS Priyo Suprobo dalam acara IKA-ITS Business Summit 2010 di Pacific Place Jakarta, Rabu (23/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum lulus, para mahasiswa didorong membuat proposal usaha sebagai rencana bisnisnya. Pihak kampus akan menyeleksi proposal tersebut, proposal terpilih mendapat dukungan permodalan melalui kerjasama dengan kementerian pendidikan nasional, program wirausaha mandiri (Bank Mandiri), Kementerian UMKM dan lain-lain.
"Sekarang sudah terkumpul 350 proposal usaha, disortir menjadi 100 proposal," katanya.
Pemodalan yang diberikan kepada Mahasiswa, lanjut Priyo, diberikan permodalan dengan rentang Rp 10-100 juta per mahasiswa. Sehingga dengan adanya program ini akan lebih banyak lulusan kampus bisa langsung memiliki penghasilan tanpa harus menganggur.
Â
Â
(hen/dro)











































