Hadiri KTT G20, SBY akan Usulkan Reformasi IMF dan Bank Dunia

Hadiri KTT G20, SBY akan Usulkan Reformasi IMF dan Bank Dunia

- detikFinance
Rabu, 23 Jun 2010 15:36 WIB
Hadiri KTT G20, SBY akan Usulkan Reformasi IMF dan Bank Dunia
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan bertolak ke Kanada untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara G20. Indonesia akan mengusulkan sejumlah hal dalam KTT G20 tersebut, termasuk soal reformasi IMF dan Bank Dunia.

Hal tesebut disampaikan juru bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di kantor presiden, Jakarta, Kamis (23/6/2010). Presiden SBY rencananya akan bertolak ke Kanada pada 24 Juni 2010 besok.

Dino menjelaskan, KTT G20 tersebut akan membahas sejumlah agenda penting antara lain:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Evaluasi pemulihan ekonomi global pasca krisis
  • Reformasi lembaga keuangan internasional
  • Peningkatan inisiatif kerjasama G20.

Dalam kesempatan tersebut, lanjut Dino, Indonesia akan menegaskan perlunya G20 memberi perhatian kepada 2 hal yakni:

  1. Negara berkembang baik jangka pendek untuk mengatasi krisis maupun jangka panjang menjaga kekuatan ekonominya.
  2. Jaring pengaman keuangan global. Mendorong jaring pengaman global sebagai upaya bersama melakukan reformasi terhadap IMF dan Bank Dunia.

Presiden SBY rencananya juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan jumlah kepala pemerintahan negara-negara sahabat. Menurut Dino, kepala negara yang dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan presiden adalah PM China Hu Jin Tao, PM Australia Kevin Rudd, Presiden Obama dan PM Vietnam. PM Vietnam memang hadir di KTT tersebut dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN, sementara Indonesia adalah anggota permanen G20 sebagai emerging ekonomi.

Mengenai pertemuan bilateral dengan Obama, rencananya akan membahas kemitraan antara Indonesia dan AS.Β 

"Akan ada pernyataan dari AS mengenai kontribusinya dalam bidang pendidikan, berapa apa dan nilainya. Juga akan diumumkan kontribusi AS terhadap rencana Indonesia membangun Climate Change Center. Setahu saya sudah ada komitmen dari pemerintah Norwegia," imbuh Dino.



(lh/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads