Demikian disampakan oleh Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh saat ditemui di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (24/6/2010).
"Subsidi yang dikaitkan dengan kelayakan, ketepatan penggunanya. Gampangnya adalah tidak tepat mobil mewah, mobil dengan CC tertentu menggunakan BBM bersubsidi," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau subsidi jatuh ke tangan yang tak seharusnya, maka kita akan kekurangan dana buat bangun infrastruktur lain," jelasnya.
Darwin menegaskan, pemerintah tidak akan membatasi penggunaan premium oleh kendaraan roda dua dan angkutan umum. "BBM bersubsidi itu untuk transportasi umum, dan motor yang banyak dipakai oleh rakyat jelata kita," tegasnya.
Pemerintah memang berencana untuk menerapkan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi paling lambat pada bulan September mendatang. Sepeda motor dan kendaraan umum dipastikan boleh menggunakan BBM bersubsidi.
Selain tengah mengkaji soal kriteria kendaraan yang tidak diperbolehkan menggunakan BBM bersubsidi, saat ini pemerintah juga tengah membahas mekanisme penerapan kebijakan tersebut di lapangan.
(dnl/qom)










































