"Harus optimis lah ya, karena kita komitmen dan kita akan kerja keras untuk menyiapkan, melakukan pendekatan-pendekatan yang harus kita lakukan kepad semua pihak supaya kita bisa keluar dari priority watch list," kata Mari ditemui di JCC, Jakarta, Kamis (24/6/2010)
Saat ini persiapan dan argumen tengah disiapkan oleh Indonesia menyusul akan dilakukannya review pada bulan Oktober 2010 oleh USTR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus lebih greget lagi kita harus optimis," katanya.
Indonesia masih dimasukkan dalam daftar priority watch list oleh USTR (United State Trade Representative) yaitu perwakilan dagang Amerika Serikat. Hal ini karena masih tingginya angka pelanggaran HKI di Indonesia.
(hen/qom)
