Hal ini disampaikan oleh Hasrat Hasyim, salah satu ketua Hiswanamigas yang ditemui detikFinance di acara kampanye BBM Non Subsidi, di SPBU Ratulangi, Makassar, sabtu (26/6/2010).
Hasrat menyebutkan sikap pemerintah tersebut kontra-produktif dengan kampanye Pertamina, yang hendak mengurangi penjualan BBM bersubsidi. Sejak Januari 2010, lanjut Hasrat, perusahaan minyak asing seperti Shell dan AKR di kawasan Sumatera, sudah menjual lebih dari 68 ribu liter BBM bersubsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, GM Pertamina BBM Retail Region VII Ferdy Noviato, dalam kampanye 'Gerakan BBM Non Subsidi' berharap para pengguna kendaraan bermotor menyadari manfaat penggunaan BBM Non Subsidi, yang berwawasan lingkungan dan lebih irit. Dalam kampanyenya, selain bersepeda ria di Pantai Losari, SPG Pertamina membagi-bagikan stiker berisi saran untuk menggunakan BBM Non Subsidi.
"Setahun ini, tingkat penggunaan BBM bersubsidi di wilayah VII mencapai 211 ribu liter, hampir mendekati jumlah kuota BBM yang besarnya sekitar 220 ribu liter BBM," tukas Ferdy.
(mna/dnl)











































