Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat usai pertemuan Wapres Boediono dengan Menteri Malaysia Tan Sri Dato Haji Muhyidin Mohd Yassin di kantor Wapres, Jakarta, Senin (28/6/2010).
"Tadi didiskusikan apa mungkin membangun pembangkit di umatera, kemudian listriknya sebagian diekspor ke Malaysia, nah kayak begitu. Itu kerja sama yang lebih erat kerja sama di bidang energi. Tapi tidak bicara proyek per proyek, tapi lebih pada policy-nya," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yopie Hidayat mengatakan, untuk melancarkan rencana investasinya ini, Malaysia meminta Indonesia mempermudah urusan-urusan perizinan investasi.
"Saran malaysia untuk buat layanan satu atap, yaitu di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Tadi dijelaskan oleh Bapak Wapres kalau investasi umum bisa ke BKPM, namun memang di Indonesia ada banyak persoalan, misalnya lahan. Izinnya ada di berbagai level misalnya luas lahannya itu tadi yang dibahas," ujar Yopie.
Yopie mengatakan, Malaysia tertarik untuk investasi di bidang energi karena negara tersebut membutuhkan jumlah energi yang besar.
(dnl/qom)










































