BPS: Juli-September Bulan 'Panas' Buat Inflasi

BPS: Juli-September Bulan 'Panas' Buat Inflasi

- detikFinance
Senin, 28 Jun 2010 16:36 WIB
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mewaspadai adanya inflasi yang tak terkontrol pada rentang bulan Juli-Agustus-September 2010. Pada periode itu inflasi diperkirakan akan mencapai titik tertinggi karena banyak faktor yang mengerek inflasi.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan faktor-faktor itu antara lain tahun ajaran baru, kenaikan tarif dasar listrik (TDL), kenaikan tarif tol, bulan puasa, dan Hari Raya.

"Kita yang waspadai itu di bulan Juli, Agustus, September, karena pada bulan-bulan itu bertumpuk-tumpuk masalah seperti TDL, tahun ajaran baru seperti uang gedung, bulan puasa, dan lebaran," jelas Rusman saat dihubungi detikFinance, Senin (28/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan untuk inflasi bulan Juli selain masih adanya kenaikan harga, faktor tahun ajaran baru cukup signifikan mengerek inflasi. Misalnya peningkatan belanja alat tulis sekolah, seragam, uang gedung, uang masuk sekolah.

Pada bulan yang sama juga ada kenaikan tarif tol pada akhir Juni untuk dua ruas di wilayah Jabodetabek. Sedangkan untuk bulan Agustus akan lebih banyak dipengaruhi kenaikan TDL dan peningkatan konsumsi pada bulan puasa dan persiapan hari raya.

"Kalau pemerintah selama 3 bulan itu bisa mengendalikan inflasi, barangkali target inflasi 2010 sebesar 5,3% bisa tercapai," imbuhnya.

Sementara itu, lanjut Rusman, untuk bulan November inflasi diperkirakan akan terjadi secara normal, dan pada bulan Desember ada kenaikan sedikit inflasi karena faktor Natal dan Tahun Baru.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads