"Para kepala negara G20 sepakat agar pembahasan Putaran Doha untuk perdagangan bebas segera selesai," kata Presiden SBY saat memberikan briefing mengenai 'Hasil KTT G20 dan Kunjungan Kenegaraan ke Turki' di ballroom Hotel Sheraton, Ankara, Turki, pada pukul 21.30 waktu Ankara, Senin (27/6/2010) atau pukul 01.30 WIB, Selasa (29/6/2010). Briefing diikuti seluruh delegasi Indonesia.
Menurut SBY, Putaran Doha bukanlah hanya persoalan dagang. "Ini bukan urusan dagang semata. Ini soal pembangunan. Perlu segera diberlakukan. Karena itu kemarin pada leaders sepakat Doha agenda segera tuntas, meski tanpa timeline," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara 20% yang belum tuntas dibahas itu, lanjut Hatta, adalah mengenai perdagangan hasil dan alat-alat pertanian. "Indonesia sangat berkepentingan di sini, karena memiliki banyak produk hasil pertanian," ujar Hatta.
Pembahasan Putaran Doha, kata Hatta, harus segera diselesaikan segera. Sebab, Putaran Doha itu merupakan salah satu cara mencegah krisis global terjadi kembali.
(asy/asy)











































