Indeks Kepercayaan Konsumen RI Tertinggi Kedua di Dunia

Indeks Kepercayaan Konsumen RI Tertinggi Kedua di Dunia

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 29 Jun 2010 11:11 WIB
Jakarta - Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Indonesia menempati urutan tertinggi kedua di dunia dengan IKK sebanyak 116 poin di triwulan I-2010. Indonesia tertinggal 11 poin dari posisi pertama yang dipegang oleh India (127 poin).

Menurut Executive Director Consumer Research Nielsen Company Indonesia Catherine Eddy, IKK di dunia pada triwulan I-2010 melonjak tinggi hampir melewati level tertinggi sejak triwulan III-2007. Hal ini menunjukkan kondisi perekonomian dunia yang mulai bangkit dari masa krisis 2008.

Ketika konsumen di seluruh dunia mulai belanja kembali, hal ini mendorong naiknya IKK global ke level 92 pada 3 bulan pertama 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini menunjukkan kenaikan 6 poin jika dibandingkan enam bulan lalu dan hanya kurang 2 poin dari level tertinggi di triwulan III-2007 yaitu 94 poin," katanya di Menara Mayapada, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (29/6/2010).

Tingginya IKK tersebut merupakan posisi terakhir sebelum akhirnya jatuh akibat krisis global tahun 2008. IKK pernah mendapat level terendah, sebanyak 77 poin di awal tahun 2009, sebelum akhirnya beranjak naik.

Berdasarkan survei yang dilakukan Nielsen, dari 55 negara, yang mengalami kenaikan IKK sebanyak 44 negara. Beberapa negara yang kepercayaan konsumennya sangat tinggi di antaranya India (127 poin), Indonesia (116 poin), dan Norwegia (115 poin).

Sementara negara yang masih pesimistis dalam angka IKK di antaranya Lithuania (46 poin), Kroasia (48 poin), dan Portugal (51 poin). Sedangkan negara dengan pertumbuhan indeks tertinggi adalah Taiwan (naik 14 poin), Singapura (naik 11 poin), Israel (naik 10 poin), Meksiko (naik 10 poin), dan Kolombia (naik 9 poin).

"Yunani sendiri mengalami penurunan IKK hingga -15 poin karena krisis finansial," ujarnya.

Survei yang dilakukan Nielsen melibatkan lebih dari 27.000 pengguna internet yang tersebar di 55 negara dengan fokus kepada kepercayaan konsumen, tujuan dan alasan belanja. Di Indonesia sendiri sebanyak 505 pengguna internet dilibatkan dalam survei tersebut.

Ia menambahkan, dari hasil tersebut menunjukkan semua negara di dunia sedang mengalami peningkatan kepercayaan konsumen. Tetapi, jika dilihat dari percepatannya, negara-negara Asia Pasifik dan America Latin jauh lebih cepat dibandingkan Amerika Serikat dan Eropa Barat.

"Konsumen di Asia Pasifik menjadi yang pertama berbalik dari sebelumnya irit dalam belanja menjadi cukup percaya diri untuk berbelanja lebih banyak lagi," ujarnya.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads