Izin Produksi 2 Pabrik CD Dicabut

Izin Produksi 2 Pabrik CD Dicabut

- detikFinance
Rabu, 30 Jun 2010 12:18 WIB
Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencabut izin atau sertifikasi legalisasi produksi mesin cakram optik (CD) di dua pabrik cakram optik di Tangerang Banten sepanjang 2010 ini. Pencabutan izin terkait berhentinya proses produksi mesin cakram optik di dua pabrik tersebut.

"Sepanjang tahun ini sudah kita cabut dua izin legalisasi produksi untuk mesin cakram optik, karena mereka sudah berhenti produksi," kata Direktur Kimia Hilir kemenperin Tony Tanduk, saat di temui di JCC, Rabu (30/6/2010).

Tony menjelaskan pencabutan ini sebagai antisipasi terhadap kemungkinan mesin itu disalahgunakan untuk produksi cakram optik ilegal. Sesuai dengan ketentuan jika mesin cakram sudah tak digunakan dalam periode waktu tertentu, maka pihaknya berhak mencabut izin legalisasi mesinnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka berhenti karena pasar, yaitu demand," katanya.

Dengan demikian kata dia, produsen cakram itu tak berhak melakukan impor bahan baku pembuatan cakram. Dua pabrik cakram itu selama ini memproduksi CD sebanyak 15 juta keping per tahun dengan tenaga kerja kurang lebih 150 orang.

Saat ini kata dia pabrik cakram optik yang masih aktif berproduksi CD di tanah air mencapai 30 pabrik. Tahun lalu, Kemenperin juga telah mencabut 3 izin produksi legalisasi cakram optik karena kasus penyalahgunaan produksi cakram optik ilegal.

"Itu hasil monitoring kita secara kontinyu," katanya.

Hingga saat Indonesia masih dimasukkan dalam daftar priority watch list oleh USTR (United State Trade Representative) yaitu perwakilan dagang Amerika Serikat. Hal ini karena masih tingginya angka pelanggaran hak kekayaan intelektual (HKI) di Indonesia.

Salah satu penyebabnya adalah maraknya produksi CD atau cakram optik bajakan yang beredar di pasaran dalam bentuk program software, film, lagu dan lain-lain. Hal ini terjadi karena masih banyaknya produksi cakram optik ilegal di tingkat pabrikan.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads