Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, target PDB ini mungkin sekali dicapai jika negara-negara G20 menjalankan program tersebut dengan tertib.
Selain PDB, G20 juga menargetkan pertumbuhan lapangan kerja sebesar 52 juta, lalu 90 juta penduduk dunia keluar dari kemiskinan, dan pengurangan ketimpangan antara negara-negara yang surplus dengan yang defisit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keyakinan negara-negara anggota G20 terhadap target tersebut, jelas Agus, disebabkan sebesar 85% perekonomian dunia dipegang oleh ke-20 negara tersebut.
"Oleh karena itu, kita prioritas melakukan pengamanan dan recovery dari krisis global dan kita juga membangun pondasi yang kuat dari pembangunan ekonomi yang strong, balance, dan sustainable," jelasnya.
Untuk itu, jelas Agus, negara-negara G20 berupaya memperbaiki sistem keuangannya masing-masing. Seperti yang telah dilakukan Inggris yang berencana memotong anggaran belanja pemerintah dan penghematan pajak yang cukup drastis. Begitu pun dengan Jepang.
Selain itu, terdapat beberapa negara di Eropa yang melakukan stress test untuk mengetahui kondisi riil perbankan di negara mereka.
"Negara-negara G20 diharapkan memperbaiki sistem keuangan dan bagaimana negara G20 tumbuh dengan baik. Bagaimana mengurangi defisit dan utang. Di situ di diskusikan dan dipuji beberapa negara yang telah melakukan inisiatif mereka di Toronto," tukasnya.
(nia/dnl)











































