Demikian disampaikan Ketua Lembaga Pengusaha Pemuda Pancasila MA Pahlevi Pangerang dalam acara dialog "Mencari Pemimpin Dunia Usaha yang Nasionalis dan Pro Ekonomi Kerakyatan" di Sindang Reret, Jakarta, Kamis malam (1/7/2010).
"Di tengah persaingan bisnis global, Ketua Umum Kadin Indonesia ke depan harus mumpuni, independen dan profesional serta memiliki wawasan luas," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Pahlevi, mencari pemimpin dunia usaha yang nasionalis dan pro ekonomi kerakyatan tentunya tidak hanya menyangkut masalah figur seseorang.
Namun juga dibutuhkan pendapat maupun pemikiran serta wacana untuk membentuk format yang jelas dan berkesinambungan, sehingga bisa mendorong munculnya pemimpin dunia usaha yang tangguh.
Sementara itu, wakil ketua umum Kadin Sandiaga Uno bertekad mengusung konsep kesetaraan untuk diterapkan di Kadin. Hal ini sejalan dengan konsep nasionalisme dan ekonomi kerakyatan yang mengedepankan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta optimalisasi potensi-potensi ekonomi di seluruh daerah di Indonesia.
"Aspek kesetaraan mencakup peluang, perhatian, dan kemajuan. Dalam hal ini adanya kesetaraan antara pelaku UMKM dan usaha skala besar, antara pusat dan daerah, antara muda dan tua," katanya.
Dikatakan Sandi, kesetaraan sangat penting dan diperlukan untuk memperkuat posisi tawar dunia usaha nasional di dalam dan luar negeri.
Keraguan terhadap Indonesia, khususnya di bidang bisnis dan investasi selama ini sudah saatnya untuk dihilangkan. Ini bisa diwujudkan bila ada sinergi serta kerja sama yang baik antara pemerintah dan dunia usaha.
Menurut Sandi, Indonesia ke depan akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Dengan kekuatan sumber daya alam dan manusia yang melimpah serta pertumbuhan ekonomi yang mampu dipertahankan di kisaran tinggi.
"Untuk merealisasikan semua itu, maka ekonomi kerakyatan harus jadi panglima. Dalam hal ini kewirausahaan dan dunia usaha nasional harus terus eksis menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat," katanya.
(hen/qom)











































