Bank Indonesia (BI) mencatat kontribusi kawasan Jabodetabek terhadap pembentukan inflasi nasional mencapai 38,6%.
"Inflasi di kota Jakarta mencapai 22,5% kontribusinya. Sedangkan kawasan Bodetabek sebesar 15,16% di semester I-2010. Jadi hampir setengah bobot inflasi nasional berada di Jabodetabek," ujar Kepala Biro Humas BI Difi A. Johansyah di Gedung BI, Jakarta, Jumat (02/07/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"TPID akan dibentuk di kota-kota Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi. TPID akan berfungsi untuk mengendalikan inflasi dengan memantau harga, menjaga pasokan, dan meminimalkan gangguan distribusi barang serta administered price," ungkapnya.
Lebih lanjut Difi mengatakan, daerah-daerah di luar Jakarta akan mengalami kecenderungan inflasi yang tinggi di triwulan II dan III karena adanya Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada).
"Dengan adanya Pilkada maka konsumsi akan meningkat secara otomatis. Inflasi juga akan meningkat, untuk itu fungsi TPID sangat penting menjaga inflasi di daerah," tukasnya.
(dru/dnl)










































