Ia menegaskan kedekatannya dengan Aburizal Bakrie (Ketum Golkar) sudah terbangun sejak 50 tahun lalu sebagai sebuah fakta.
"Kedekatan saya dengan Pak Ical teman sejak kecil, sejak taman kanak-kanak, sudah 50 tahun kenal, orang tua kita juga kenal baik," kata Suryo dalam acara bincang-bincang dengan wartawan, di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (2/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suryo juga mengatakan dengan usianya 68 tahun saat ini, niatan maju jadi Ketum Kadin murni untuk mengabdi. Bahkan kata dia, tak terbesit olehnya untuk menjadi seorang menteri jika menang dalam pemilihan Ketum Kadin.
"Ah nggaklah, saya sudah 68 tahun mau ngapain lagi," katanya.
Saat ini kata dia, dirinya sudah tak aktif dalam bisnis, semua bisnisnya ia sudah serahkan kepada anak-anaknya. "Kalau saya terpilih sebagai Ketum Kadin, 100% waktu saya untuk Kadin," katanya.
Ia menambahkan sebagai wadah organisasi pengusaha, Kadin harus menjadi mitra yang efektif terhadap pemerintah. Hal ini penting, agar pemerintah sebagai pembuat kebijakan bisa menghasilkan regulasi yang efektif.
"Jadi bisa bermanfaat bagi pembuat kebijakan, jika kebijakan itu keluar bisa business friendly," jelasnya.
Ia mengakui untuk bisa mencapai hal itu perlu usaha yang keras bagi Ketum Kadin mendatang, termasuk melakukan lobi-lobi yang tajam kepada pemerintah.
"Tidak mudah memang kita untuk mempengaruhi pemerintah, ini pun sudah dilakukan Kadin sekarang, meski hasilnya kurang sesuai harapan. Yang perlu ditingkatkan lobi kita," katanya.
(hen/dnl)










































