Tambang Kideco Ditutup, Pasokan Batubara PLTU Aman

Tambang Kideco Ditutup, Pasokan Batubara PLTU Aman

- detikFinance
Senin, 05 Jul 2010 12:44 WIB
Bali - PT PLN (Persero) memastikan pasokan batubara ke PLTU Suralaya dan PLTU Cilacap aman, meski sebagian wilayah Tambang milik PT Kideco Jaya Agung yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ditutup sementara.

"Kami sudah konfirmasi ke Kideco, mereka bilang pasokan aman karena mereka kan punya stok," ujar ujar Direktur Energi Primer PLN, Nur Pamudji di sela kunjungan kerja direksi PLN di Bandara Ngurah Rai, Bali, Senin (5/7/2010).

Namun ia khawatir jika wilayah tambang Kideco ditutup dalam waktu lama, maka pasokan batubara untuk kedua PLTU tersebut bisa terganggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, anak usaha PT Indika Energy Tbk memasok batubara sebanyak 1,5 juta ton per tahun ke PLTU Suralaya dan  500 ribu ton  per tahun ke PLTU Cilacap.

Seperti diketahui, pemerintah telah menutup sementara sebagian wilayah Tambang milik PT Kideco Jaya Agung  yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Penutupan tersebut dilakukan karena adanya kecelakaan tambang yang menyebabkan hilangnya nyawa 5 karyawan perseroan sepanjang tahun ini.

"Ditutup sementara oleh Inspektur Tambang yg melakukan investigasi karena tahun ini sudah ada 5 kecelakaan fatality di Kideco," ujar Kasubdit Keselamatan,Keamanan dan  Kesehatan Kerja (K3), Direktorat Tekhnik dan Lingkungan Mineral, Batubara dan Panas Bumi (Minerbapabum) Dirjen Minerbapabum Syawaluddin Lubis pekan lalu.

Adapun korban tewas adalah karyawan Kideco dengan rincian Januari dua korban, Mei dua korban serta Juni 1 orang. Selain korban meninggal, ada juga karyawan yang mengalami luka berat dan ringan.

"Sehingga diputuskan untuk melakukan penghentian sementara sampai pihak Kideco melakukan perbaikan K3," jelasnya.

(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads