Pertumbuhan Ekonomi Asia Tembus 7,7% di 2010

Pertumbuhan Ekonomi Asia Tembus 7,7% di 2010

- detikFinance
Rabu, 07 Jul 2010 11:42 WIB
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia pada tahun 2010 ini diperkirakan akan mencapai 7,7% meski di tengah ancaman krisis utang di Eropa. Besarnya konsumsi masyarakat di Asia akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di kawasan ini.

DBS Chief Economist and Managing Director for Economy and Currency Research David Carbon menyatakan, sejak awal terjadinya krisis di kuartal III-2008, konsumsi Asia tumbuh sebesar 17%, sementara AS hanya tumbuh 1%.

Jepang dan Eropa bahkan lebih kecil lagi yaitu masing-masing 0,5% dan 0,7%. Kondisi ini bertentangan dengan perkiraan kebanyakan orang ketika krisis mulai melanda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertumbuhan ini akan digerakkan oleh konsumsi dan belanja negara. Konsumsi Asia tumbuh 6 kali lebih besar dibandingkan Amerika Serikat. Ini yang membuat berjalan dan recovery terus berlanjut," ujarnya di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (7/7/2010).

David menegaskan krisis utang yang saat ini terjadi di Eropa tidak akan berpengaruh secara signifikan kepada perekonomian Asia.

Namun, krisis tersebut akan menyebabkan terjadinya penundaan kenaikan suku bunga di Asia walaupun tidak dalam waktu yang lama, sementara pengetatan moneter masih terus berlanjut pasca krisis di Eropa.

"Inilah yang menyebabkan pertumbuhan Asia berjalan lambat, tidak terlalu cepat," ujarnya.

David menilai tantangan terbesar Asia saat ini adalah lambatnya pertumbuhan ekonomi di Amerika dan Eropa.

Meskipun begitu, Asia tetap diharapkan untuk tumbuh lebih cepat, bukan lebih lambat dari 5 tahun sebelumnya yang sempat membawa Asia pada krisis keuangan global.

(nia/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads