Nilai Belanja Masyarakat Indonesia Capai Rp 44 Triliun

Januari-Mei 2010

Nilai Belanja Masyarakat Indonesia Capai Rp 44 Triliun

- detikFinance
Rabu, 07 Jul 2010 13:02 WIB
Jakarta - The Nielsen Company (Nielsen) mencatat pasca krisis global tahun 2008 lalu, total kebutuhan belanja sehari-hari masyarakat Indonesia meningkat signifikan di 2009. Pada periode Januari dengan Mei 2010, belanja untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat telah tumbuh 9% mencapai Rp 44 triliun.

Demikian disampaikan oleh Director Retail Services Nielsen Yongki Susilo di Kantor Nielsen, Mayapada Tower, Sudirman, Jakarta, Rabu (07/07/2010).

"Krisis global kemarin menciptakan ketakutan di masyarakat, spending jadi ciut. Nah di 2009-2010 justru berbeda, sampai dengan Mei 2010 belanja kebutuhan sehari-hari meningkat Rp 44 triliun atau tumbuh 9%," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nielsen mencatat, sampai dengan tahun 2009 belanja kebutuhan sehari-hari masyarakat mencapai Rp 99,65 triliun. "Angka tersebut tumbuh 4,7% dibandingkan dengan tahun 2008," katanya.

Ke depan, Yongki menuturkan sampai akhir tahun 2010 belanja kebutuhan sehari-hari masyarakat akan tumbuh hingga 10%-15%. "Bisa mencapai Rp 115 triliun," katanya.

Ia mengemukakan, kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang mulai berlaku bulan Juli 2010 ini tidak akan berdampak kepada perilaku konsumsi masyarakat.

"Memang secara historis tidak akan terpengaruh, biasanya justru krisis dan kenaikan BBM yang akan berpengaruh," ungkap Yongki.

Lebih lanjut Yongki mengatakan, belanja kebutuhan sehari-hari ini terdiri dari 56 kategori barang yang termasuk kebutuhan primer. "Di luar rokok dan beras, 56 kategori itu terdiri antara lain dari susu, popok, makanan, mie instan, minyak goreng, dan minuman-minuman lain," tuturnya.

Selama tahun 2009, lanjut Yongki, minyak goreng memberikan kontribusi terbesar yakni mencapai di atas 60% dari seluruh total belanja kebutuhan sehari-hari masyarakat.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads