TDL Naik, Industri Kecil di Bali Terancam Berguguran

TDL Naik, Industri Kecil di Bali Terancam Berguguran

- detikFinance
Rabu, 07 Jul 2010 17:11 WIB
Denpasar - Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) mengancam industri kecil di Bali. Sebanyak 150 ribu industri rumahan ini terancam bangkrut akibat kenaikan TDL mulai 1 Juli 2010.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Bali Bidang Energi dan Sumber Daya Anak Agung Alit Wiraputra pada acara Kunjungan DPD RI dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di kantor Gubernur Bali, Jl Basuki Rahmat, Denpasar, Rabu (7/7/2010).

Alit Wiraputra mengatakan di Bali terdapat sebanyak 150 ribu industri kecil. Industri rumah tangga ini bergerak di bidang kerajinan, olahan makanan, pembuatan pura, dan tenun. Industri ini dalam berproduksi mengkonsumsi 90 persen listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Industri kecil bakal kesulitan karena terjadi kenaikan pada bahan baku, tenaga kerja, dan transportasi. "Industri rumah tangga ini hanya dalam tiga bulan ke depan akan rontok dan berguguran menyusul kenaikan TDL," katanya.

Kenaikan TDL tidak cuma mengancam kebangkrutan pada usaha kecil, tapi juga mengancam terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK). Diperkirakan, akan terjadi PHK terhadap 400-500 ribu tenaga kerja.

Namun, kenaikan TDL tidak akan berpengaruh buruk terhadap industri pariwisata di Bali. Pasalnya, beban biaya akibat kenaikan TDL akan dibebankan kepada konsumen.

"Yang paling berdampak adalah industri kecil yang memasok kebutuhan ke hotel-hotel," katanya.

Agar industri kecil tetap berproduksi, Ia berharap pemerintah Bali maupun PLN memberikan dispensasi kepada industri. "Kami meminta keringanan agar industri bisa bertahan," katanya.

(gds/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads